Arti Sebuah Nama

Assalamualaikum wr. wb…

 

William-Shakespeare-quote-530x256

“Apalah arti sebuah nama? Bunga Mawar kalau disebut dengan nama lain pun akan tetap berwangi sama.” begitu kira-kira kata Shakespeare. saya sih kurang setuju dengan kata-kata Shakespeare itu. bagi saya, nama berarti doa, supaya si anak tumbuh besar menjadi apa yang kita doakan dalam namanya. jadi dalam pemberian nama anak saya, saya bertekad memberikannya nama yang  terbaik bagi saya.

Penentuan nama untuk si Ulim melewati proses pemikiran yang lumayan panjang. Saya dan suami sama-sama menginginkan nama bernuansa Islami yang diambil dari ayat Al-Quran untuk anak kami. sempat kepikiran juga memberi nama bernuansa jepang-jepangan mengingat sejarah saya dan suami tapi suami menolak mentah-mentah ide saya, haha..  akhirnya sebagai referensi saya lalu membeli buku Nama Bayi Islami di Gramedia di awal kehamilan.

Dari awal saya ingin memberikan nama yang berarti pintar dan taat beragama untuk si Ulim. terus pingin juga ada kata Mohammad nya di depan nama, seperti nama ayah dan adik-adik saya. kemudian si nama harus terdiri dari 3 kata, supaya pas mau umroh atau haji ga perlu repot tambah nama belakang seperti saya yang namanya cuma dua kata. lalu pada namanya sudah saya tentukan akan diselipkan nama belakang ayahnya yaitu Adrianto. Adrianto ini menurut hasil pencarian saya di internet, berasal dari bahasa jawa yang artinya makmur. wallahuallam sih, tapi setidaknya artinya bagus. jadi draft awal namanya adalah Mohammad xxx Adrianto. nah si xxx ini masih bingung apa..

setelah baca-baca buku referensi dan tanya-tanya sama keluarga, awalnya saya sempat kepikiran mau kasih nama Mohammad Qori Dzakka Adrianto. menurut buku, Dzakka artinya pintar, dan Qori pembaca, maksudnya supaya doi rajin baca Al-Quran. cuma setelah saya pikir-pikir kok panjang banget ya namanya? kasihan nanti pas ujian dia jadi lama ngebuletin LJK nya (serius ini saya kepikiran loh). akhirnya batal pake nama itu.

Kemudian saya tiba-tiba dapat ilham untuk pakai nama almarhum kakek dari ibu saya. karena beliau orangnya tegas, baik, jujur, dan soleh, intinya tidak ada satupun karakter buruk beliau yang dapat saya ingat, jadi saya mantap untuk  memakai nama almarhum sebagai nama si Ulim. nama almarhum kakek saya adalah Amran Amir, saya kemudian memakai nama Amran, yang ternyata artinya juga ‘makmur’. jadi draft nama berubah menjadi Mohammad Amran Adrianto.

tapi setelah saya lihat-lihat kok masih agak kepanjangan yaa.. jadi saya memutuskan untuk ganti jadi Amran xxx Adrianto, ga jadi pake Mohammad. nah galau deh itu tengahnya mau dikasih nama apa. saya lalu kembali mendalami buku referensi untuk mencari kata yang artinya taat beragama. selain itu ketika mengaji saya juga selalu baca terjemahannya untuk mencari kata yang tepat untuk nama tengahnya.

pada akhirnya saya fokus mencari nama yang berarti taat beragama, karena bagi saya taat beragama itu udah pasti dia baik budi, pinter, dan soleh. setelah banyak membaca, di suatu sore tetiba tercetus di pikiran saya mau kasih nama tengah apa: Taqwa. nama yang termasuk jarang (kayanya masih lumayan jarang orang dikasi nama Taqwa, biasanya mesjid yang namanya Taqwa, hehe..). selain itu dengan diberi nama Taqwa saya berharap supaya Ulim bisa tumbuh besar jadi anak yang selalu bertakwa pada Alloh SWT. akhirnya mantaplah namanya menjadi Amran Taqwa Adrianto. suami pun setuju. dan setelah dicek di google ternyata nama ini belom ada, yang berarti namanya ga pasaran. sip, mantap.

ketika sudah memastikan namanya, muncul pertanyaan lain: mau dipanggil apa? keluarga besar saya (termasuk saya) segan memanggil Amran, karena namanya sama dengan kakek. saya lalu bilang panggil Ata aja, singkatan dari Amran Taqwa Adrianto. ibu saya kemudian memanggilnya bang Ata. boleh juga dipanggil Taqwa. saya sih tadinya mau manggil Taqkun, atau kependekan dari Taqwa-kun. tapi pada akhirnya saya sampe sekarang manggilnya tetep Adek. sampe suka ditegur ama ibu saya, kenapa anak pertama kok dipanggil Adek. abis masih imut-imut banget siiihh…

sementara itu adek-adek saya  masih tetap memanggil dengan sebutan waktu masih di perut: Ulim. jadi di rumah sekarang si bayi soleh dipanggil dengan sebutan yang berbeda-beda: sama emaknya dipanggil Adek, sama neneknya dipanggil Abang Ata, sama om-omnya dipanggil Ulim. haha.. btw Ulim itu artinya apa? Ulim itu dari Muslim, singkatan yang dibuat suami saya waktu saya tanya anaknya mau dikasi nama apa. pada akhirnya Ulim kami jadikan nama ketika si Adek masih di perut.

begitulah kisah penentuan nama si Ulim. mudah-mudahan ia dapat tumbuh menjadi orang yang senantiasa bertakwa pada Alloh SWT, dan makmur sehingga bermanfaat bagi keluarga dan orang-orang disekitarnya, aminn…

WhatsApp Image 2018-02-05 at 11.35.10.jpeg

My dearest Amran Taqwa Adrianto

Advertisements

2 thoughts on “Arti Sebuah Nama

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s