Tiga kali ke Singapur dalam waktu satu bulan (Part 1)

Assalamualaikum wr. Wb…

Heloow teman2 semuanya. Sudah sekian lama rasanya saya tidak memperbaharui blog ini. Nah kali ini, saya ingin bercerita mengenai tiga perjalanan saya ke Singapur di bulan oktober. Betul, dalam bulan Oktober, saya tiga kali ke Singapur. Dan semua kunjungan tersebut bisa dibilang berasal dari rencana yang berbeda dan menghasilkan kunjungan yang berbeda-beda pula. Jadi mari saya ceritakan dari awal.

Sebetulnya ketika akan pindah ke Batam, saya sudah tahu kalau suatu saat pasti saya akan menyeberang ke Singapur. Orang deket banget, lalu tiketnya murah pula kan. Cuma karena saya sudah pernah dua kali ke Singapur tahun 2007-2008 lalu, jadi sebetulnya saya belum terlalu niat ingin ke Singapur sesegera mungkin. Saya malah ingin jalan ke Bintan, yang katanya pantainya indah, resort nya menyenangkan, terus water sportnya seru. Duh saya ingin banget ajak suami bulan madu kesana.

Eh tapi ga disangka2, jalan dan rejeki malah membawa saya berkelana ke Singapur duluan.

Untuk TRIP 1, kisahnya berawal sekitar bulan september gitu, saya dapat rejeki nomplok. Alkisah bos kerja sambilan saya, orang Jepang yang jadi perwakilan kantor travel di Indonesia juga, menawari saya menginap di hotel bintang 5 Marina Mandarin Singapur tanggal 8-10 Oktober 2015. Karena beliau membawa grup dari Jepang untuk berlibur di Singapur, rupanya ketika proses booking kamar ada satu kelebihan kamar yang terlanjur dibayar. Karena beliau tahu saya pindah ke Batam yang dekat banget dengan Singapur, beliau langsung menawari saya dan suami untuk menempati kamar kosong tersebut. Hadiah bulan madu, katanya. Saya langsung jumpalitan kesenengan, norak karena ga menyangka bakal dapat kesempatan menginap di hotel mewah di Singapura. Dengan segera, passport suami yang mau kadaluarsa saya urus, dan alhamdulillah beres sebelum tanggal keberangkatan.

Tanggal 8 Oktober 2015 hari Kamis saya berangkat sendiri ke Singapur, karena suami tidak bisa cuti dari pekerjaannya. Rencananya suami akan menyusul saya kamis atau jumat malamnya. Berangkatlah saya dari Harbour Bay, menggunakan Kapal Horizon Fast Ferry ke Harbour Front  membayar tiket PP di counter sebesar 380rb (sudah dengan pajak di Indonesia dan Singapur). Sebelum berangkat saya sudah siapkan rute perjalanan naik mrt dari harbour front ke Marina Mandarin Hotel, dan saya sudah cukup pede berurusan dengan MRT.

Sampai di harbor front, saya mengantri imigrasi. Sempat ditanya2 oleh petugas imigrasi mau menginap dimana. Saya langsung serahkan voucher hotel saya yang dikasih oleh si bos. Beres. Keluar dari situ saya melihat banyak toko coklat (bikin ngiler) tapi akhirnya saya mantapkan diri untuk langsung menuju hotel baru jalan2 setelahnya.

Saya sempat merasa ga pede pas mau naik mrt, mungkin karna shock dan merasa perlu beradaptasi dulu, jadi bukannya beli tiket kereta, saya malah sibuk muter2 stasiun. Sambil menenangkan diri, pelan2 saya ke mesin tiket untuk mempelajari cara penggunaannya (yang ternyata ga sama dengan yang di Jepang). Kemudian saya baru sadar kalo pecahan uang saya terlalu besar dan tidak bisa saya gunakan untuk membeli tiket. Jadilah saya beli burger mcd dulu untuk memecahh uang, baru kemudian beli standard ticket menuju stasiun esplanade, stasiun terdekat ke marina mandarin.

Sukses naik mrt, kemudian berganti kereta di dhoby gaut dan  turun di stasiun esplanade dengan sebelumnya membayar kekurangan biaya tiket di passenger service center, saya langsung menuju exit b tempat marina mandarin. Ternyata hotelnya besar sekali… Norak ya. Kemudian saya check in sambil berulang kali memastikan kalau kamar sudah dibayar. Hehe..

image

Pas lagi check in, resepsionis meminta kartu kredit atau uang jaminan sebesar 200 dolar singapur untuk penggunaan mini bar atau hal2 lain. Karena saya tak punya kartu kredit dan uang yang saya pegang pun tak sampai 200 dolar singapur, saya sempat kebingungan juga. Resepsionis akhirnga memutuskan untuk mengunci mini bar di kamar saya dan meminta saya untuk langsung membayar bila melakukan transaksi apapun di dalam hotel, seperti room service. Masalah selesai dan saya boleh masuk kamar. Yes.

image

Kamarnya besar dan viewnya langsung ke arah Marina Bay. Haduhhh… Rejeki bangeet..

image

Tentu saja hal yang saya lakukan pas udah di kamar adalah menikmati free wifi dan tv cable serta AC yang rasanya udah jutaan tahun lamanya ga saya rasakan sejak pindah ke Batam. Karena bawa laptop, sambil iseng saya sekalian mengerjakan kerjaan terjemahan saya yang sedang menunggu.

Karena sendirian, tidak begitu banyak hal yang saya lakukan selama menginap selain bermalas-malasan menikmati kamar. Haha.. Pada akhirnya, suami tidak jadi menyusul karena situasi kantor tidak memungkinkan sehingga saya menghabiskan dua malam sendirian sampai pulang ke Batam hari sabtu paginya.  Seneng sih tapi bosen juga kalau sendirian. Pada akhirnya selama trip 1 ini saya tidak kemana2 selain keliling hotel dan Marina Square, mall di bawah hotel tempat saya beli tas Charles and Keith yang lagi diskon 50%.(ehehe)

Satu hal yang sangat menyenangkan selama menginap di hotel Marina Mandarin adalah pilihan sarapannya yang luar biasa banyaknya. Saking banyaknya sampai ada makanan jepang berupa sushi dan miso shiru yang berlabel halal! Kemudian ada juga eskrim cone, yoghurt, muesli, dan lainnya. Bahkan saya nyobain turkey bacon! Uwow yeah. Senangnya ketika semua boleh dimakan.

image

image

image

Pokonya memori indah banget deh haha.. Selain makan sarapan ala raja, saya sempatkan juga makan kare India yang sudah lama banget ga saya makan sejak di Jepang. Butter chicken dan nan, yum!

image

Karenya saya beli di Marina Square untuk makan malam seharga 8 dolar. Memuaskan kangen sama kare India autentik..

Sisa waktu selama trip 1 saya sibukkan di hotel untuk bekerja, dan menikmati pemandangan sekitar sambil bermalas2an. Menyenangkannya,, mudah2an ada kesempatan lagi menginap disana…

image

Saya check out dari hotel pagi, karena berniat mengambil kapal pagi dari harbor front. Ga sempat beli oleh2, tapi alhamdulillah ada toko coklat di dalam ruang tunggu mau naik kapal, jadilah saya beli milka 3 dolaran  

image

Seneng karena udah lamaa pengen nyobain coklat yang katanya enak ini. dan ternyata emang enakkk.

Maka berakhirlah trip 1 saya dari Singapur. Untuk trip 2 akan saya bahas di postingan berikutnyaa..

Advertisements

3 thoughts on “Tiga kali ke Singapur dalam waktu satu bulan (Part 1)

  1. Pingback: Trip #4 ke Singapur: Daftar N3! | @farafit

  2. Pingback: Tiga kali ke Singapura dalam waktu sebulan (Part 2) | @farafit

  3. Pingback: Tiga kali ke Singapura dalam Waktu Sebulan (Part: 3) | @farafit

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s