masak dan belanja!

Assalamualaikum wr. wb…

setelah menghabiskan sekitar dua minggu di sini, akhirnya kemarin saya memutuskan untuk belanja!

sebetulnya sih saya masih punya ransum seperti abon dan teri kacang. cuma karena bosen akibat selama kurang lebih dua minggu tiap hari makan nasi goreng pake abon kalau ga pake teri, akhirnya saya menyerah dan pergi ke supermarket untuk membeli beberapa bahan makanan.

jadi kemarin saya pergi bareng teh ulan. sebagai sesama anak rantau yang senasib seperjuangan, kami sepakat untuk mencari yang termurah dari yang paling murah. akhirnya, toko 100 yen lah pilihan kami.

sekedar info, di jepang (terutama di sekitaran tokyo dan saitama) ada banyak sekali yang namanya toko 100 yen. kalo di Indonesia macam alfamart atau indomaret gitu. di toko 100 yen, kita bisa menemukan berbagai macam barang yang mayoritas seharga 100yen saja! untuk ukuran jepang, ini sangatlah murah. jadi makanya saya dan teh ulan sering mampir situ. tapi baru kali ini saya belanja, biasanya saya liat2 doang hehe.

di dekat asrama saya, ada dua toko 100 yen. yang berada di seberang stasiun (sekitar 5 menit jalan kaki dari asrama) adalah yang lebih besar, jadi kami belanja disana.

di toko ini, saya beli telur 10 biji (hanya 105, kalau di tempat lain paling murah 198), sawi, bawang bombay 3 biji, dan toge seplastik yang harganya cuma 38yen. saya sih sebenarnya bukan penggemar sawi atau toge. saya beli sawi dan toge tersebut cuma karena saya bisa dapat sawi atau toge lebih banyak daripada sayuran lain. alasan yang sama berlaku juga untuk bawang bombay, yang ukurannya lebih besar daripada beli bawang putih.

yah, betul. disini, kuantitas bagi saya adalah segalanya haha..

sebetulnya saya pengen beli daging atau ayam, tapi karena harganya mahal ya (udah gitu status halalnya dipertanyakan) akhirnya saya ga jadi beli. total saya belanja habis 353yen. ini bisa untuk beberapa kali makan, sementara kalo beli cuma bisa buat sekali makan.

kemudian saya dan teh ulan mampir olympic (semacam hypermart gitu), beli beras. disini, 5kg beras harga paling murahnya 1980yen. saya mengusulkan pada teh ulan dan nurul (yang ga sengaja ketemu kami di olympic) untuk membagi 3 beras tersebut jadi harganya ga terlalu bikin nangis kantong (ini saran mamake juga). mereka setuju, jadilah kami beli beras bareng dan membagi 3 harganya, hanya 660yen, dan bisa buat makan masing2 selama sebulan.

DSC03571

bagi beras!

selain itu saya juga beli tofu 3 biji yang harganya hanya 68yen. ini lebih murah daripada di toko 100yen. memang ya, disini kita tuh harus jeli melihat dan membandingkan mana yang lebih murah. mayoritas harga barang di olympic lebih mahal drpd di 100yen, tapi ada juga yang lebih murah seperti tofu itu.

DSC03570

teh ulan nggaya di olympic

lumayan nih belanjaan saya kemaren, bisa agak memberi variasi sama menu saya biasanya yang tiap hari cuma bikin nasi goreng teri. kemaren saya coba2 menumis sawi pake telur (jangan hina kreativitas saya! Smile with tongue out) dan rasanya kurang mantep, haha.. *ketawa kecut*. tapi lumayan sih, anget dan karena bikinan sendiri, jadi ya saya makan aja. tadi pagi, tumisannya saya angetin lagi buat sarapan, dan sampe sekarang pun masih nyisa. lumayan kan, baru seperempat sawinya saya masak udah bisa buat makan 3 kali. biar rasanya ga seenak buatan emak, tapi gapapa, yang penting makan sayur.

selain menumis sawi, tadi juga saya sarapan sama tofu goreng (yang hancur karena saya ga pinter motongnya Disappointed smile) dan menu andalan saya; martabak mie! lumayan, sangat mengenyangkan dan lauknya juga masih cukup buat bekal makan ntar siang.

DSC03573

sebetulnya, di jepang itu kita bisa dapat makanan murah, asal kita pinter mencari dan memanfaatkan situasi. salah satu triknya adalah datang ke toko malam, sebelum tutup. banyak toko, terutama toko roti dan bento itu memberi diskon gila2an sebelum toko tutup. penghabisan gitu deh. trik lain adalah membeli barang dekat kadaluarsa. bukan yang basi yah, yang tanggal kadaluarsanya sudah dekat. misalnya, di olympic, roti tawar yang kadaluarsanya 2 hari lagi harganya hanya 98, sementara yang seminggu lagi bisa sampai 250yen. sementara itu untuk telur, yang fresh baru datang hari ini harganya diatas 200yen, sementara yang kemaren2 itu harganya hanya 198 yen.

kenapa harganya bisa beda2 gitu? karena biasanya orang jepang tidak makan makanan yang seperti itu (yang udah ga fresh), makanya supaya laku harganya dimurahin sama toko2. kalo saya sih, seperti yang udah saya bilang, hanya mementingkan kuantitas bukan kualitas, jadi biar udah ga fresh tapi kalau murah yah keliatannya fresh2 aja hahaha..

Advertisements

One thought on “masak dan belanja!

  1. Kalo berasnya bagi 3 gt mending beli yg 10kg sekalian kayaknya, soalnya yg 10kg lbh murah :p Kalo daging atau ayam saya saranin beli di toko2 halal di area sekitaran Shin-okubo station.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s