contoh kontra memori banding perdata

KONTRA MEMORI BANDING

Terhadap

Memori Banding yang diajukan oleh Anang Hermansyah semula PENGGUGAT d.K/TERGUGAT d.R,

sekarang PEMBANDING atas

Putusan Pengadilan Negeri Bandung tanggal 14 Agustus 2012

Dalam Perkara Perdata No: 92/Pdt.G/2012/PN.BBdg

Kepada Yang Terhormat

Ketua Pengadilan Tinggi Bandung

Di Bandung

melalui :

Yang Terhormat,

Ketua Pengadilan Negeri Bale Bandung

Di tempat

Dengan Hormat,

Perkenankan saya,

Farah Fitriani, S.H

Advokat yang berdomisili di Kantor Hukum Farah Fitriani. S.H dengan alamat di Jalan Ahmad Yani No. 730 Bandung, berdasarkan surat kuasa khusus tertanggal 1 Maret 2012, bertindak untuk dan atas nama :

Nama : Budiono

Alamat : Jl. Dr Setiabudi No. 645 Bandung (Domisili kantor kuasa hukum)

Selanjutnya disebut sebagai TERBANDING semula TERGUGAT d.K/PENGGUGAT d.R.

sebelumnya Terbanding menyampaikan bahwa Terbanding menerima “Relas Pemberitahuan Pernyataan Banding” dan “Relas Pemberitahuan dan Penyerahan Memori Banding” pada tanggal 30 Agustus 2012.

TERBANDING dengan ini bermaksud menyampaikan Kontra Memori Banding atas Memori Banding yang diajukan oleh PEMBANDING, dahulu PENGGUGAT d.K/TERGUGAT d.R, yang permohonannya telah diajukan pada tanggal 26 Agustus 2012.

Selanjutnya adapun isi dari Kontra Memori Banding ini adalah :

1. Tentang Tanggapan atas Isi Memori Banding Pembanding.

2. Tentang Tidak Terbuktinya Dalil-Dalil Pembanding.

3. Tentang Tepatnya Pertimbangan Hukum Majelis Hakim Tingkat Pertama

Ad. 1 Tentang tanggapan atas isi memori banding Pembanding

Majelis Hakim yang terhormat,

Sebelum menanggapi memori banding Pembanding, kami akan menegaskan kembali hal berikut ini :

Bahwa gugatan dalam konvensi PEMBANDING tidak beralasan secara hukum

Bahwa putusan Pengadilan Negeri Bale Bandung telah benar dan sesuai hukum.

Dalam Memori Banding nya, PEMBANDING menyampaikan keberatan terhadap Putusan PN Bale Bandung No: 92/Pdt.G/2012/PN.BBdg terkait Terpenuhinya gugatan Rekonvensi yang tidak beralasan secara hukum. Dalam Kontra Memori Banding ini, saya akan memaparkan tanggapan saya.

I. TERPENUHINYA GUGATAN DALAM POKOK PERKARA YANG TIDAK BERALASAN SECARA HUKUM YANG DIAJUKAN OLEH PEMBANDING SUDAH TEPAT

Dalil gugatan dalam pokok perkara yang diajukan oleh PEMBANDING memang betul tidak tepat karena tidak berdasarkan oleh bukti – bukti yang sah dan meyakinkan.

Bahwa dengan demikian gugatan dalam pokok perkara PEMBANDING tidak beralasan hukum, dan putusan majelis hakim Pengadilan Negeri Bale Bandung sudah tepat.

I . TERPENUHINYA GUGATAN REKONVENSI YANG DIAJUKAN OLEH TERBANDING SUDAH TEPAT

Dalil gugatan rekonvensi yang diajukan oleh TERBANDING memang telah tepat dan dapat dibuktikan berdasarkan bukti – bukti yang telah diajukan oleh TERBANDING.

Bahwa dengan demikian gugatan dalam rekonvensi TERBANDING memiliki alasan hukum, dan putusan majelis hakim pengadilan negeri Bale Bandung sudah tepat

Ad. 2 Tentang tidak terbuktinya dalil-dalil PEMBANDING.

Majelis Hakim yang terhormat,

Selanjutnya pertanyaan hukum yang kemudian muncul adalah Apakah Dalil-Dalil atau Fakta-Fakta yang dikemukakan oleh Pembanding dalam Gugagatannya terbukti secara sah dan meyakinkan?

a) Bahwa semua dalil-dalil yang dikemukan oleh oleh Pembanding atau Penggugat dalam gugatannya telah dibantah dan ditolak oleh Terbanding.

b) Bahwa Pembanding mendalilkan bahwa :

Dalam Konpensi

Dalih yang menyatakan bahwa PEMBANDING tidak melakukan perbuatan wanprestasi, bukti pembayaran yang diajukan PEMBANDING dalam menyangkal perbuatan wanprestasinya.

Dalam Rekonpensi

Dalih yang menyatakan kekeliruan majelis hakim PN Bandung atas pemeriksaan bukti milik TERBANDING.

Dalil- dalil keberatan yang dikemukakan oleh PEMBANDING tersebut diatas tidak terbukti secara sah dan meyakinkan hal tersebut dapat dilihat dari memori banding yang diajukan dan berkas-berkas dari PN Bale Bandung yang diperlukan majelis hakim PT Bandung dalam memeriksa perkara ini .

c). -Bahwa bukti-bukti terkait pembayaran yang dilakukan pembanding tidak bisa dijadikan alat bukti yang sah karena tidak di validasi oleh pihak bank.

Ad.3. Tentang Tepatnya Pertimbangan Hukum Majelis Hakim Tingkat Pertama

a) Bahwa Majelis Hakim Tingkat Pertama telah tepat pertimbangan hukumnya karena telah smelalui proses penemuan hukum (rechtsvinding) yang benar dan tepat.

b) Bahwa hal demikian dapat terlihat dari proses penemuan hukumnya yakni :

1. Bahwa diawali dengan mengidentifikasi fakta-fakta hukum Yakni adanya dalil yang diajukan oleh Penggugat (Pembanding) tentang Perbuatan Wanprestasi yang dilakukan PEMBANDING.

2. Selanjutnya Majelis Hakim tingkat pertama telah tepat mengkualifikasikan fakta hukum tersebut sebagai fakta hukum yang termasuk dalam perkara perdata Wanprestasi.

3. Bahwa selanjutnya Majelis Hakim tingkat pertama telah tepat dalam menentukan sumber-sumber hukum yang akan diterapkan yakni HIR/RBg, KUHPerdata, Draft Perjanjian jual beli, doktrin ahli. serta dengan tepat telah menentukan sumber-sumber hukum materil yakni nilai-nilai yang hidup dalam masyarakat mencakup nilai-nilai sosiologis, kekeluargaan dan nilai-nilai filosofis..

4. Bahwa oleh karena Terbanding telah membantah seluruh dalil Pembanding maka berdasarkan ketentuan dalam Pasal 163 HIR beban pembuktian dijatuhkan kepada Pembanding.

5. Bahwa oleh karena di depan persidangan Pembanding telah tidak mampu membuktikan dalil-dalil atau fakta-fakta hukumnya, sehingga ketentuan-ketentuan tentang tidak wanprestasi dapat diterapkan ke dalam fakta in konkrito yang diajukan oleh Pembanding maka Majelis Hakim tingkat pertama setelah mempertimbangan nilai-nilai yuridis, sosiologis, dan filosofis telah tepat dalam melakukan penentuan hukum yakni Menolak fakta-fakta/dalil-dalil hukum yang diajukan Pembanding.

6. Bahwa metode penemuan hukum (rechtsvinding) dan penentuan hukum (rechtsconstituir) yang dilakukan oleh Majelis Hakim telah tepat, hal mana telah sesuai dengan peraturan perundang-perundangan.

PETITUM

Berdasarkan hal-hal dan argumentasi hukum di atas maka dengan ini Terbanding meminta agar Majelis Hakim Banding menjatuhkan putusan:

1. Menolak permohonan banding dari Pembanding untuk seluruhnya;

2. Menguatkan Putusan Pengadilan Negeri Bandung tanggal 14 Agustus 2012 No : 92/Pdt.G/2012/PN.BBdg.

3. Membebankan biaya perkara ini kepada Pembanding.

Demikian Kontra Memori Banding ini kami sampaikan sebagai bahan pertimbangan bagi Majelis Hakim tingkat Banding, dalam memeriksa perkara ini secara lebih jernih.

Bandung, 5 September 2012

Kuasa Hukum TERBANDING

Farah Fitriani,SH

Advertisements

One thought on “contoh kontra memori banding perdata

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s