pelajaran penting di dunia kerja

Assalamualaikum wr. wb…

hari ini saya mendapat pelajaran penting tentang dunia kerja.

ceritanya berawal dari ketika saya pulang cuti mengajar selama 3 minggu karena kkn. saat itu saya melapor ke bagian penjadwalan bahwa saya telah kembali dan bisa mengajar lagi. kemudian bagian penjadwalan lalu memberikan saya jadwal mengajar sebanyak satu hari selama seminggu. saya langsung kaget, karena semester kemarin saya diberikan jadwal 6 hari dalam seminggu, kenapa sekarang hanya sehari? saya langsung minta tambahan jadwal mengajar, namun tidak dapat respon dari bagian penjadwalan.

seminggu berlalu, karena merasa jadwal yang diberikan benar – benar terlalu sedikit (yang berarti sangat berpengaruh kepada penghasilan saya, yang dibayar sesuai jumlah jam mengajar), saya akhirnya komplain langsung ke bagian penjadwalan. dan jawaban yang diberikan sungguh di luar dugaan.

bagian penjadwalan memberikan banyak alasan kenapa saya hanya mendapat sedikit jadwal kali ini.

1. karena semester telah mulai dan saya mengawalinya dengan cuti, sehingga kelas2 saya harus diberikan kepada guru lain dan ternyata murid2 menyukai guru tersebut sehingga melupakan saya.

2. karena masalah guru, apakah guru tersebut disukai atau tidak oleh murid.

3. karena masalah senioritas guru, dan ternyata apabila dirangking menurut banyaknya jadwal mengajar, saya berada di peringkat keempat dari empat guru bahasa inggris di wilayah bandung. yang berarti saya kebagian dapat jadwal paling sedikit.

saya tentu merasa kesal dan tidak adil. apalagi ketika saya tahu bahwa jadwal mengajar saya lebih sedikit daripada guru baru. saya kesal karena secara umur saya memang yang paling muda, tapi bila dilihat dari lama waktu mengajar, saya telah mengajar disana selama setahun lebih. harusnya saya menang dong masalah senioritas? tapi kenapa saya jadi dapat jadwal lebih sedikit? apa karena saya paling muda dan belum lulus kuliah jadi saya tetap dianggap paling junior selama apapun saya mengajar?

setelah banyak berargumen akhirnya saya diberikan tambahan jadwal mengajar sehari lagi. . saya yang sudah hopeless akhirnya hanya bisa mengiyakan. yah, setelah setahun lebih mengajar disana, setelah melewati berbagai macam kelas, saya akhirnya harus kembali ke titik awal lagi, seperti saat baru menjadi guru, dengan hanya mengajar sedikit kelas dan kadang2 menjadi guru pengganti. pfiuh. intinya sih, menurut bagian penjadwalan, jadwal saya berkurang karena saya cuti makanya saya keburu digantikan

meskipun pengalaman saya agak pahit, tapi disini saya dapat pelajaran penting. di dunia kerja, orang itu dengan mudah digantikan. jadi jangan pernah merasa kita ini terlalu hebat sehingga ga akan ada yang bisa menggantikan kita, karena itu salah. masih banyak orang yang kualitasnya setara bahkan lebih dari kita, sehingga akan menggantikan kita dengan mudah bila seandainya kita pergi atau tidak serius bekerja. seperti yang saya alami saat ini. hanya karena cuti 3 minggu akibat harus KKN (berarti 3 pertemuan bahasa inggris), jadwal saya dari banyak menjadi berkurang jauh. murid2 yang dulu saya ajar semester 1 sekarang sudah bukan lagi murid saya, dan mereka bahkan tidak mencari – cari saya.

ah, ini nih susahnya menjalani dua kehidupan sebagai mahasiswi dan pekerja. saya tidak dapat menyalahkan bagian penjadwalan karena toh saya yang kemarin harus cuti. dan tidak ada gunanya juga menyesali cuti kemarin karena toh saya memang harus KKN agar bisa lulus sesegera mungkin. jadi ya mau bagaimana lagi. saya memang harus menikmati semester ini dengan jadwal yang sedikit, yang berarti saya harus lebih berhemat lagi.

disini saya juga jadi intropeksi diri. agar tidak kalah bersaing dengan guru2 lain (yang notabene smua lebih tua dan berasal dr jurusan bahasa inggris, tidak seperti saya yang belum lulus dan asalnya dari jurusan hukum, lagi), saya harus meningkatkan kualitas mengajar saya dan meninggalkan kesan yang baik di setiap kelas yang saya ajar.  dengan begitu murid – murid akan lebih tertarik pada saya, dan saya akan lebih sulit digantikan.

begitulah. sebenarnya saya masih sedih sih, cuma dapet jadwal sedikit. masalahnya, saya suka pekerjaan ini, dan gajinya selama ini lumayan untuk membiayai kebutuhan saya sehari2, sehingga saya ga perlu lagi minta pada kedua orang tua saya yang juga memang sdg agak kesusahan. dan sekarang jadwal saya jadi sedikit, membuat sy khawatir suatu saat terpaksa hrs minta pada mereka. pfiuh.

yah, segimanapun sedih dan kesalnya saya sekarang, tidak ada lagi yang bisa saya perbuat selain menerima dan menjalani sebaik – baiknya kesempatan yang diberikan pada saya. semoga kedepannya saya bisa jadi orang yang lebih baik dengan jadwal yang lebih banyak. hhe.

sekian dari saya, semoga postingan ini berguna buat teman2 yang baca ya Smile

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s