Tugas Ilmu Pengetahuan dan Penelitian

Assalamualaikum wr. wb…

berikut contoh tugas ilmu pengetahuan dan penelitian dalam mata kuliah Metode Penelitian dan Penulisan Hukum.

semoga bermanfaat 🙂

Beri contoh tugas ilmu pengetahuan dan penelitian

Contoh Kasus:

Kasus percaloan untuk masuk ke Universitas Hasanuddin (Unhas), Makassar, Sulawesi Selatan, terungkap. Seorang calon mahasiswi asal Kendari, Sulawesi Tenggara mengaku sudah membayar Rp 220 juta namun tak kunjung kuliah di Fakultas Kedokteran Unhas seperti yang dianjikan oleh si calo.

Karena merasa tertipu, gadis berinisial Elv (20) ini melapor ke Mapolrestabes Makassar. Elv yang dihubungi Tribun Timur, Minggu (13/2/2011), mengatakan, dia dijanjikan oleh pria berinisial Ndi bisa masuk Unhas lewat jalur non-subsidi untuk kelas internasional.

Syaratnya, bisa membayar Rp 220 juta pada penerimaan mahasiswa baru, Agusutus 2010. Elv pun membicarakan dengan orangtuanya dan menyetujuinya. Elv lalu mentransfer uang tersebut ke rekening Ndi di Bank BNI.

Namun, setelah ada pengumuman, namanya tak tidak ada di daftar calon mahasiswa yang lulus. Sejak itu, Elv dan keluarganya terus mengejar Ndi untuk mengembalikan uangnya, namun tidak berhasil.

Kepada polisi, Elv menceritakan, dia bertetangga dengan Ndi di Kompleks Bumi Tamalanrea, Makassar. Karena faktor kedekatan inilah yang membuat keduanya saling percaya. “Ia mengatakan saya akan lulus asalkan membayar Rp 220 juta. Orangtua saya pun menerima penawaran itu,” katanya.

“Mohon, maaf. Jangan dibesar-besarkan masalah ini. Nanti malah jadi masalah baru. Saya minta maaf, jangan wawancara dulu. Kami berupaya untuk pengembalian uang saya dulu,” katanya langsung memutus pembicaraan.

Tanggapan Unhas Humas Unhas, Dahlan Abubakar, mengakui, memang sering mendengar ada orang yang mengaku bisa memasukkan orang ke Fakultas Kedokteran Unhas. Padahal, katanya, itu tidak mungkin. “Kalau memang mereka tidak mampu secara akademik, biar bayar berapapun, tidak mungkin bisa lulus masuk Unhas,” kata Dahlan.

Dia menepis kemungkinan orang Unhas yang bermain sebagai calo. “Kalau diatasnamakan, bisa saja. Namanya penipu, dia akan melakukan apa saja untuk meyakinkan calon korbannya,” kata Dahlan, yang tahun lalu juga dicatut namanya oleh penipu sebagai orang yang bisa mengurus masuk Fakultas Kedokteran.

Menurut Dahlan, tahun lalu, jumlah pelamar khusus Fakultas Kedokteran mencapai 5.000 orang. Padahal, kuota untuk seluruh jalur masuk hanya sekitar 250 kursi. Bahkan, untuk jalur non-subsidi yang pembayarannya hingga Rp 100 juta juga dipenuhi pendaftar. “Tapi itu tadi. Meski ada jalur non-subsidi, penentu mereka lulus atau tidak tetap hasil tes,” katanya.

Penelusuran Tribun, Ndi bekerja sebagai pegawai negeri sipil. “Saya kurang tahu juga dinas apa karena jarang berbicara dengannya. Saya selalu melihat dia berpakaian dinas,” kata warga di perumahannya yang enggan menyebut identitasnya.

Terpisah, Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polrestabes Makassar, AKBP Hery Marwanto, mengatakan belum menerima laporan ini. “Mungkin besok baru saya terima. Kalau sudah diterima lalu akan dipelajari,” katanya.

Tugas Ilmu Pengetahuan dan Penelitian

1. Pencandraan

Topik yang saya angkat dalam penelitian kali ini adalah percaloan di seleksi masuk universitas. Akhir – akhir ini banyak terjadi di beberapa universitas mahasiswa bisa berkuliah di universitas tersebut tanpa melalui proses yang legal. Kasus yang saya angkat di penelitian ini adalah kasus yang serupa dengan kejadian tersebut.

Elv adalah seorang gadis berumur 20 tahun yang ingin berkuliah di fakultas kedokteran universitas hasannudin. Karena begitu ingin berkuliah di sana, dia lalu percaya janji seorang pria berinisial Ndi, yang mengatakan bahwa Ndi bisa membantu Elv menjadi mahasiswa Unhas lewat jalur non-subsidi untuk kelas internasional.

Syarat yang diberikan oleh Ndi, elv harus bisa membayar Rp 220 juta pada penerimaan mahasiswa baru, Agusutus 2010. Elv pun membicarakan syarat tersebut dengan orangtuanya dan kedua orangtuanya lalu menyetujui syarat Ndi tersebut. Elv lalu mentransfer uang sejumlah Rp 220 juta ke rekening Ndi di Bank BNI. Namun, setelah ada pengumuman, nama elv tidak ada di daftar calon mahasiswa yang lulus. Hal ini berarti Elv tidak bisa berkuliah di fakultas kedokteran universitas hasannudin meski telah membayar uang ke Ndi.

Sejak itu, Elv dan keluarganya terus meminta Ndi untuk mengembalikan uang yang telah mereka kirim, namun tidak berhasil. Ndi tidak juga mengembalikan uang Rp 220 juta tersebut. Elv dan keluarganya kemudian melaporkan Ndi ke polisi, dengan harapan bila mendapat bantuan polisi, Ndi bisa segera mengembalikan uang mereka.

1. Eksplanasi

penyebab Elv mengirimkan uang 220juta kepada Ndi karena ia ingin berkuliah di fakultas kedokteran UnHas. Elv juga mengikuti ujian masuk seperti yang lainnya, hanya karena ia tampaknya tidak merasa yakin dengan kemampuannya sendiri, dia lalu memilih jalur cepat, yaitu dengan membayar terlebih dahulu untuk mengamankan posisinya di universitas tersebut. Dapat disimpulkan bahwa Elv ada seseorang yang datang dari keluarga berada, karena orangtuanya sanggup membayar 220 juta supaya Elv bisa kuliah di fakultas kedokteran.

Bila kita lihat dari sudut Ndi, penyebab Ndi melakukan perbuatan tersebut kemungkinan disebabkan karena ia menginginkan uang banyak tanpa berusaha. Ia memilih untuk menipu Elv karena tampaknya ia merasa bahwa sudah lumrah adanya orang memasukkan calon mahasiswa ke universitas tidak melalui tes legal dan hanya dengan membayar sejumlah uang.

2. Menyusun Teori

Pada teorinya, Universitas Hasannudin memiliki empat jalur seleksi masuk. Yang pertama adalah SNMPTN yaitu seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri. SNM-PTN merupakan sistem seleksi pengganti SPMB, adalah seleksi ujian masuk bersama yang diselenggarakan oleh panitia sesuai mandat Paguyuban Rektor PTN, di kota tempat anggota PTN berada, pada saat yang bersamaan dengan soal yang sama/setara. Bila calon mahasiswa berhasil lulus SNMPTN, maka yang bersangkutan tidak harus membayar uang puluhan juta, melainkan hanya membayar spp dan biaya pembangunan yang jumlahnya bervariasi.

Yang kedua adalah JPPB, yaitu jalur pemanduan potensi belajar. Universitas Hasanuddin menyediakan sekitar 17,33 % dari daya tampungnya bagi lulusan SMA melalui JPPB, yang menjaring siswa potensial sesuai rekomendasi sekolah sekaligus memberi kesempatan kepada kepala sekolah untuk menilai potensi siswanya secara lebih obyektif.

Yang ketiga adalah POSK yaitu penelusuran prestasi olahraga, seni dan keilmuan. POSK adalah seleksi penerimaan mahasiswa baru yang diselenggarakan oleh Universitas Hasanuddin berdasarkan prestasi siswa di bidang olah raga, seni, dan keilmuan.

Yang terakhir dan yang dijadikan dasar kasus ini adalah PM-JNS yaitu penerimaan mahasiswa jalur non-subsidi. PM-JNS adalah seleksi penerimaan mahasiswa baru yang diselenggarakan oleh Universitas Hasanuddin berdasarkan kemampuan akademis serta kemampuan finansial (orang tua/Pemda/sponsor) dalam pembiayaan pendidikan calon peserta (PERMENDIKNAS No. 2/2005).

Pada PM-JNS, mahasiswa baru akan membayar uang sejumlah yang telah disetujui ketika mereka sudah lolos seleksi masuk. Pembayaran juga ditujukan langsung ke rekening unhas, bukan perorangan. Ini berarti, elv telah salah karena melakukan pembayaran ke rekening ndi sebelum dinyatakan lolos seleksi.

4. Prediksi

Menurut perkiraan saya, laporan Elv atas Ndi bisa membawa Ndi ke ranah hukum pidana. Ndi dapat dituntut karena penggelapan atau penipuan. Akan tetapi Tampaknya keluarga Elv tidak berniat memenjarakan Ndi, karena memenjarakan Ndi tidak bisa mengembalikan uang mereka. bila setelah mendapat bantuan polisi Ndi tetap tidak mengembalikan uang tersebut, kemungkinan keluarga elv akan menggugat ndi ke pengadilan negeri atas wanprestasi karena ndi tidak memenuhi prestasinya yaitu memasukkan Elv ke fakultas kedokteran unhas. Ndi bisa dikenakan pasal 1238 KUHPerdata yang berbunyi ”Si berutang adalah lalai, apabila ia dengan surat perintah atau dengan sebuah akta sejenis itu telah dinyatakan lalai, atau demi perikatan sendiri, ialah jika ini menetapkan bahwa si berutang harus dianggap lalai dengan lewatnya waktu yang ditentukan.”

Kecuali apabila Ndi menunjukkan itikad tidak baik, maka Ndi dapat saja dituntut penjara karena melanggar pasal 378 KUHP yang berbunyi ”Barang siapa dengan maksud untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain dengan melawan hukum, dengan memakai nama palsu atau martabat palsu, dengan tipu muslihat ataupun dengan rangkaian kebohongan menggerakkan orang lain untuk menyerahkan sesuatu benda kepadanya, atau supaya memberi hutang maupun menghapuskan piutang, diancam karena penipuan dengan pidana penjara paling lama 4 tahun.”

5. Penanggulangan

Pengendalian yang harus dilakukan agar kejadian serupa tidak terjadi lagi dapat dilakukan oleh tiga pihak, yang pertama pihak calon mahasiswa, yang kedua pihak universitas, dan yang terakhir adalah pihak penegak hukum.

Agar kejadian seperti ini tidak terjadi lagi, para calon mahasiswa baru harus lebih berhati – hati lagi saat mendapat penawaran sejenis. mereka tidak boleh mudah percaya kepada oknum – oknum yang berkata bahwa mereka bisa berkuliah di unhas tanpa tes dan dengan hanya membayar sejumlah uang. calon mahasiswa harus mengerti bahwa bila ingin berkuliah di universitas hasannudin, mereka harus lulus tes yang diselenggarakan. Bila mereka tidak lulus, maka mereka tidak akan bisa berkuliah di sana, tidak peduli meski keluarga mereka mampu menyumbang ratusan juta rupiah.

Selain itu, pihak universitas harus memberi determinasi kepada masyarakat umum mengenai masalah percaloan. Pihak universitas perlu mengeluarkan pengumuman yang menyatakan larangan calo dan menegaskan bahwa mahasiswa hanya bisa menempuh pendidikan di unhas apabila telah lulus tes snmptn / non subsidi.

Yang terakhir, Aparat penegak hukum juga harus berkontribusi dalam masalah calo dan menindak dengan keras apabila ada orang yang masih melakukan tindakan tersebut.

Nama : Farah Fitriani

NPM : 110110090143

Kelas : B (pagi)

Mata Kuliah : Metode Penelitian dan Penulisan Hukum

Tugas 2 : Deduktif induktif hukum

Deduktif

Asas, kaidah, lembaga dan proses yang ada dalam masyarakat adalah isi dari hukum. Hukum tata negara memiliki asas, kaidah, lembaga dan proses. Hukum tata negara adalah hukum.

Induktif

Hukum perdata dan hukum pidana adalah hukum positif yang berlaku saat ini di indonesia. Hukum tata negara serta hukum administrasi negara juga merupakan hukum positif yang berlaku di indonesia saat ini. Kesimpulannya, semua hukum adalah hukum positif yang berlaku di Indonesia saat ini.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s