the shopkeepers : nobody’s perfect!

Assalamualaikum wr. wb…

hei kawan, sebelum memulai cerita yang akan menjadi inti dari postingan kali ini, saya bakal membahas sebuah blog anomali yang terjadi belakangan ini. terdengar mengerikan ya? anomali blog, kesannya kaya sebuah reaksi kimia yang ga masuk akal. haha tapi ini bukan seperti itu.

seperti yang kalian liat, blog saya sekarang sudah memiliki fasilitas traffic dari feedjit. jadi begitu ada yg masuk dan membaca blog saya akan terdata di catetan live feedjit. itu berlaku bagi semua pengunjung, baik yang langsung masuk ke blog saya, atau yang dapet dari google.

nah, sejak beberapa hari lalu, saya liat di live feedjit traffic blog saya kalau ada sekitar 5 orang sudah ngegoogle saya, farah fitriani, dan kemudian mereka mereka ini masuk ke blog saya. yang saya pikirkan adalah, siapakah orang2 yang menggoogle saya ini? karena setau saya, saya ini tidak terkenal, tidak suka bikin sensasi seperti lipsync keong racun di youtube, dan hal hal lainnya yang bikin kehidupan saya yang super ini terganggu.

emang terlihat sepele, tapi mau ga mau saya jadi penasaran kenapa saya sampai di google. wong yang biasanya google farah fitriani itu ya saya sendiri, siapa lagi coba haha. apa yang dicari ternyata bukan farah yang ini, yah? tapi farah yang lain? hmmmm masih misteri memang. tapi ya sudahlah, lupakan saja.

sesuai judul, saya bakal membahas penjaga – penjaga toko ibu saya. sejak 28 juni 2010 pas pertama dibuka, sudah ada 2 orang yang jadi penjaga toko baju ibu saya di pasar baru. yang pertama bernama linda. linda ini dateng pas toko baru dibuka, saya dan ibu saya lg ribet masang2in baju. dia dikenalkan pada kami oleh teh lulus, pegawai toko dimana dari pemiliknya kami mengontrak tempat tersebut.

kesan pertama nih ya, anaknya diem. minta digaji perhari. rumahnya jauh, ntah dimana deh saya lupa. tapi makin sore dia jaga toko bareng saya, makin terbuka sifatnya. ternyata dia ini sangat sangat sangat banyak bicara. kerjaannya saban ga ada pengunjung masuk adalah menceritakan tentang ketiga pacarnya yang bertingkah sngat baik padanya, plus dengan bangga juga mengatakan perihal bagaimana mereka sangat sayang dan linda sangat cuek.

bayangkan kalau kalian menghabiskan hari kalian dengan orang seperti itu? saya mengakui saya orang yang cerewet, tapi bagaimanapun saya ogah banget menceritakan (dan membanggakan) kehidupan pribadi saya sama orang yang baru saya kenal (sama yang udah lama kenal aja kadang segan), apalagi dalam kasus ini, saya adalah atasan dia. belum apa – apa dia bertingkah seakan2 saya ini BFF nya bertahun2, jadi dia santai aja ngomong ga berenti2. saya sih ga banyak menanggapinya, paling hanya respon seacuh mungkin “oiya?” dst lah. untung aja dia kerjanya bagus, mungkin karena udah berpengalaman.

hari berikutnya, anak ini ga dateng. ga ngasih tau mama maupun saya, padahal kami udah tuker2an nomor hape. kebayang gimana rasa keselnya kami? pas mama telpon, katanya bibinya meninggal,jadi dia pulang ke cianjur. oke deh, alasannya bisa diterima. dia juga berjanji bakal dateng di keesokan harinya.

rabu, dia dateng. untung saja. ga apa2 deh saya musti mendenger ocehannya seharian, asal toko mama ada yang bantu. biar begitu linda kelihatannya jujur dan dapat dipercaya. dan alhamdulillah di hari ketiga buka toko mama rame bgt, barang laku banyak.

hari kamisnya, linda lagi2 ga dateng. kali ini dia ditelponin ga bisa. di sms ga bales. sampai detik ini, dia juga ga mengontak kami lagi. kata tetangga2 kami di pasar baru, hal seperti ini memang sering bgt terjadi. dia memang ga akan kerja di tempat kami lagi. dengan demikian, berakhirlah kisahnya.

selang beberapa hari, toko kami tidak memiliki penjaga. ada calon pegawai yang katanya lagi mencari kerja, tapi begitu disuruh dateng dia ga pernah muncul. saya dan mama lalu bergantian menjaga toko, kebetulan waktu itu saya belum kuliah, jadi bisa ngebantu mama. tgl 3 juli, orang baru akhirnya datang. namanya hana. umurnya baru 15 tahun, tapi dia terlihat lebih tua dari umurnya. dia minta digaji bulanan, yang berarti mengamankan posisi kami juga, at least sebulan dia bakal dateng, ga akan menghilang tiba – tiba seperti sebelumnya.

2 hari pertama kerja, hana sangat tidak aktif. kerjaannya diem, smsan dan ngaca. mama udah sebal banget sama dia, dan bawaannya udah pengen mecat aja, tapi ditahan karena kami belum punya calon pegawai lain, plus saya juga sudah mulai sibuk kuliah. setelah ditegur sama mama, perilaku hana sedikit berubah, dia mulai bertambah aktif. lama kelamaan, dia makin aktif dan bisa menjual barang meski saya dan mama lagi ga ada. mama pun merasa senang dan beruntung tidak cepat2 mengeluarkan dia.

kalau saya dan dia lagi jaga toko berdua, kadang2 dia cerita soal kecengannya, dan mantan2 pacarnya. untungnya dia tidak secerewet linda, jadi kalo saya ga niat ngomentarin karena lagi ngerjain tugas (saya sering banget ngerjain tugas sat di toko kalo lagi sepi), dia bakal diem. saya ngerti sih kenapa dia banyak bgt cerita soal love life, namanya juga anak kecil baru puber (udah berasa umur 50 tahun gini haha).

beberapa hari lalu, pas saya dan mama baru pulang dari belanja barang toko di jakarta (sekalian nganter iqbal ke depok), dia sms. dia bilang dia mau keluar setelah gajian, karena ga tahan sama kakak iparnya (dia tinggal di rumah kakaknya). dia ingin pulang ke cianjur, pulang ke ibunya. karena hana adalah anak yg baik dan kerjanya memuaskan, ibu saya langsung mengajak hana tinggal di rumah kami, jadi dia bisa makan gratis dan ga perlu kerja rodi kaya di rumah kakaknya itu. dia mau, dan 3 hari kemudian, alias hari minggu tgl 1 agustus pindahlah dia kerumah kami, tidur di kamar atas bersama mbak ami.

hidup nampak menyenangkan yah? setelah sempat bersyukur karena memiliki penjaga toko sebagus hana, senin kemarin ibu saya mendapati anomali (maaf ya saya suka banget sih dengan kata ini hahaha) lain.

ada satu baju toko yang hilang.

setelah dicari2 di toko ga ada, ibu saya lalu menelpon saya yang baru pulang kuliah. beliau terdengar sangat kesal karena baju hilang itu. dengan feeling ga enak lalu saya mengecek lemari hana, sekedar untuk memastikan dugaan mama yang saya harap salah.

tapi ternyata, keadaan tidak berjalan sesuai dengan yang kami inginkan. baju hilang tersebut memang ada di lemari hana, yang berarti, dia mengambilnya tanpa bilang2 kami. saya yang sangat terkejut lalu memberitahu mama, dan mama langsung memutuskan akan mengeluarkan anak ini setelah dia terima gaji, yang berarti keesokan harinya.

pagi ini, hana dikeluarkan. dia bilang dia gatau salahnya apa, dan dia tidak berniat mengambil baju itu. kebawa, katanya. tapi saya maupun mama tidak percaya perkataannya, karena kalau beneran kebawa, seharusnya baju itu dibawa lagi ke toko, bukannya malah disimpen di lemarinya dia. dia juga bilang ke mbak ami kalau baju itu dikasih sama mama. padahal dia udah dikasi satu baju sama mama, kok masih kurang ya? ibu saya langsung ilfil berat sama hana, merasa semua yang telah beliau beri dibalas dengan air tuba.

saya sempat menyarankan mama untuk mempertahankan hana dan memberinya kesempatan kedua, tapi mama ga mau. setelah saya pikir2 sih, anak ini memang menyeramkan dan berani, menganggap toko seakan dia yang punya. mama bilang, alhamdulillah dikasih tau sama Allah sesegera mungkin. siapa tau kedepannya kelakuan dia bakal lebih menyeramkan lagi. naudzubillah.

begitulah. akhirnya toko ibu saya kembali tanpa penjaga. sekarang sih mama lagi minta bantuan temennya di toko lain buat mencarikan pegawai. ya, semoga aja cepat ditemukan yang bener2 jujur. pelajaran yang bisa ditarik dari kejadian ini adalah;
jangan cepat percaya sama orang.

sekarang saya mau berangkat ke toko. doakan yaa!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s