contoh memori banding perkara perdata

MEMORI BANDING

TERHADAP PUTUSAN PENGADILAN NEGERI BANDUNG

NOMOR : 92/Pdt.G/2012/PN.BBdg

TANGGAL 14 AGUSTUS 2012

Antara :

ANANG HERMANSYAH, laki – laki, beralamat di Jl. Leuwi Gajah No. 187, Kodya Bandung dalam hal ini diwakili oleh kuasanya Sartika Dewi, S.H, M.H. yang berkantor di Jl. Gatot Subroto No. 17 Bandung berdasarkan surat kuasa 21 Februari 2012, semula sebagai Penggugat d.K/Tergugat d.R., untuk selanjutnya disebut sebagai PEMBANDING/ PENGGUGAT

Melawan :

1. PT. Mundur Maju berkedudukan di Jl. Cihanjuang No. 387, Lembang, semula Tergugat d.K I / Penggugat d.R I sekarang TERBANDING I

2. Budiono, direktur utama PT. Mundur Maju, beralamat di Jl. Dr Setiabudi No. 645 Bandung, semula Tergugat d.K II / Penggugat d.R II sekarang TERBANDING II

KEPADA

YTH.   BAPAK KETUA PENGADILAN TINGGI BANDUNG

DI

BANDUNG

Melalui

YTH.   BAPAK KETUA PENGADILAN NEGERI

BALE BANDUNG

DI

BANDUNG

Dengan Hormat,

Yang bertanda tangan dibawah ini, saya : ————————————————

Sartika Dewi, S.H, M.H, Advokat berkantor di Jl. Gatot Subroto No. 17 Bandung berdasarkan surat kuasa 21 Februari 2012 12160, Telp. (022) 7308475 ;————

Bertindak untuk dan atas nama : ————————————————————

ANANG HERMANSYAH, laki – laki, beralamat di Jl. Leuwi Gajah No. 187; —

Dengan ini mengajukan Permohonan Pemeriksaan perkara pada tingkat Banding sesuai Pernyataan Banding di Pengadilan Negeri Bandung, pada hari Rabu, tanggal 16 September 2009, terhadap Putusan Pengadilan Negeri Bandung dalam Perkara Perdata Nomor : 92/Pdt.G/2012/PN.BBdg, tertanggal 14 Agustus 2012, dalam hal ini memilih kediaman hukum (domisili) di kantor kuasanya sebagaimana telah diuraikan diatas, yang semula sebagai Penggugat mohon untuk selanjutnya disebut sebagai ———————————————- PEMBANDING/ PENGGUGAT

Bahwa sebelumnya mohon dianggap sebagai satu kesatuan yang tidak terpisahkan dan seluruhnya terulang kembali segala hal dibawah ini : ——————————

1. Permohonan pemeriksaan perkara pada tingkat Banding yang diajukan oleh Kuasa Hukum Pembanding/ Penggugat melalui Ketua Pengadilan Negeri Bandung dan telah didaftarkan pada Kepaniteraan Pengadilan Negeri Bandung dengan register perkara Nomor : 10/Banding/Pdt.G/2012/PN.BBdg pada hari Senin, tanggal 21 Agustus 2012 ; ——————————————————————

2. Seluruh materi Putusan Pengadilan Negeri Bandung, Nomor : 92/Pdt.G/2012/PN.BBdg, tertanggal 14 Agustus 2012 ; ———————————

3. Materi Gugatan asli yang telah dijadikan dasar pemeriksaan dan terbitnya Putusan Pengadilan Negeri Bandung sebagaimana telah disebutkan diatas ; ———

4. Materi segala Jawaban/ Sanggahan/ Replik-Duplik/ Tanya Jawab baik secara lesan maupun tertulis dari Para Pihak bersengketa serta semua alat bukti dan keterangan saksi-saksi di persidangan maupun dalam Berita Acara Pemeriksaan Setempat berkenaan dengan perkara ini ; ————————————————

5. Segala catatan, keterangan dan informasi-informasi yang seluruhnya tercantum dalam Berita Acara Persidangan atas perkara ini selama dalam pemeriksaan dimuka sidang tingkat pertama ; ————————————————————

6. Serta lain-lain hal yang terjadi, yang dipermasalahkan, yang ditetapkan/ diputuskan, baik diluar persidangan maupun dalam persidangan, yang kesemuanya menjadi unsur pendukung terbitnya Putusan Pengadilan Negeri Bandung tersebut diatas ; ———-

Bahwa dalam Memori Banding ini, Pembanding/ Penggugat hendak mengajukan risalah/ Memori Banding sebagai keberatan-keberatan atas Putusan Pengadilan Negeri Bandung Nomor : 92/Pdt.G/2012/PN.BBdg, tertanggal 14 Agustus 2012, yang Amarnya menyatakan :

———————————————– MENGADILI ——————————————-

DALAM EKSEPSI

Menyatakan eksepsi Tergugat 1, Tergugat II tidak dapat diterima; ———————————————————————–

DALAM POKOK PERKARA

1. Menolak gugatan penggugat d.K seluruhnya.

2. Menghukum Penggugat d.K membayar biaya perkara ; ————————————–

DALAM REKONPENSI

1. Mengabulkan gugatan dalam rekonpensi seluruhnya;

2. Menyatakan syah dan berharga sita jaminan atas;

3. Menghukum tergugat d.R. untuk membayar ganti rugi kepada penggugat d.R, sebesar Rp 7.000.000,0 (tujuh juta rupiah) dengan sekaligus dan seketika, atau sejumlah uang yang oleh Pengadilan Negeri dianggap patut untuk dibayarkan kepada penggugat d.R. oleh tergugat d.R.

4. Menghukum tergugat d.R. untuk membayar biaya perkara ———————————————–

Bahwa pada dasarnya Pembanding/ Penggugat sependapat dengan Pertimbangan Hukum (Ratio Decidendi) sepanjang dalam EKSEPSI Majelis Hakim Tingkat Pertama. Akan tetapi Pembanding/ Penggugat tidak sependapat/ keberatan terhadap POKOK PERKARA, yang tidak dipertimbangkan oleh Pengadilan Negeri Bale Bandung dalam perkara ini ; ———————————————————————————————

Bahwa keberatan-keberatan Pembanding/ Penggugat d.K. / Tergugat d.R. terhadap pertimbangan hukum (Ratio Decidendi) pada Putusan Pengadilan Negeri Bale Bandung Nomor : 92/Pdt.G/2012/PN.BBdg, tertanggal 14 Agustus 2012 dalam rekonpensi, yang dituangkan dalam Memori Banding  yaitu sebagai berikut ; —————————————————

DALAM POKOK PERKARA

Bahwa untuk memperjelas dasar dan alasan keberatan-keberatan Pembanding/ Penggugat d.K. / Tergugat d.R. maka mohon diperiksa kembali petitum dari Gugatan Tergugat d.K / Penggugat d.R,  sebagai berikut : ——————————————————————-

DALAM REKONPENSI.

1. Menyatakan syah dan berharga sita jaminan atas;

2. Menghukum tergugat d.R. untuk membayar ganti rugi kepada penggugat d.R, sebesar Rp 7.000.000,0 (tujuh juta rupiah) dengan sekaligus dan seketika, atau sejumlah uang yang oleh Pengadilan Negeri dianggap patut untuk dibayarkan kepada penggugat d.R. oleh tergugat d.R.

3. Menghukum tergugat d.R. untuk membayar biaya perkara ini;

4. Menyatakan putusan ini dapat dijalankan lebih dahulu, meskipun timbul verzet, atau banding

Bahwa Pembanding/ Penggugat menolak/ tidak sependapat terhadap Putusan Judex facti/ Pengadilan Tingkat Pertama yang tidak memberikan Pertimbangan Hukum dalam Pokok Perkara. Sebagai dasar dan alasan, mengingat asas hukum proses peradilan cepat, murah dan sederhana, agar dalam pemeriksaan perkara ini berguna/ bermanfaat dan dapat diselesaikan secara tuntas, cepat, murah dan sederhana serta berkekuatan hukum dan berkepastian hukum ; ————————————————–

Bahwa merujuk pada Yurisprudensi Putusan Mahkamah Agung tanggal 9 Oktober 1975 No. 951 K/SIP/1973, yang menyatakan : ———————————————————-

Pemeriksaan Tingkat Banding yang seolah-olah seperti di Tingkat Kasasi yang hanya memperhatikan apa yang diajukan oleh Pembanding, adalah salah ; seharusnya pemeriksaan Banding mengulangi pemeriksaan keseluruhannya, baik mengenai fakta maupun penerapan hukum”. ———————————————-

Oleh karenanya peradilan tingkat banding, khususnya Pengadilan Tinggi Bandung mempunyai kewenangan untuk memeriksa kembali fakta-fakta dan penerapan hukumnya ; ———–

Bahwa sesuai fakta Hukum pada persidangan Terbanding I/ Tergugat I dan Terbanding II / Tergugat II tidak dapat membuktikan dalil-dalinya sehingga permohonan Terbanding I/ Tergugat I dan Terbanding II / Tergugat II sebagaimana petitum di atas seharusnya Judex Facti/ Pengadilan Tingkat pertama menolak seluruh gugatan Terbanding I/ Tergugat I dan Terbanding II / Tergugat II yang tertuang dalam petitum Terbanding I/ Tergugat I dan Terbanding II / Tergugat II untuk seluruhnya ; ————————————————————————————

Bahwa dasar dan alasan Pembanding/ Penggugat d.K. / Tergugat d.R adalah sebagai berikut : ——–

1.   Bahwa untuk petitum Nomor 2 dalam Gugatan Terbanding I/ Tergugat I dan Terbanding II / Tergugat II / Penggugat d.R. yang menyatakan : ————————————————————————————-

Menghukum tergugat d.R. untuk membayar ganti rugi kepada penggugat d.R, sebesar Rp 7.000.000,0 (tujuh juta rupiah) dengan sekaligus dan seketika, atau sejumlah uang yang oleh Pengadilan Negeri dianggap patut untuk dibayarkan kepada penggugat d.R. oleh tergugat d.R”; ————————————————

Bahwa Terbanding I/ Tergugat I dan Terbanding II / Tergugat II / Penggugat d.R tidak dapat membuktikan dalil-dalilnya. Sebagai dasar dan alasan dari Pembanding/ Penggugat d.K. / Tergugat d.R adalah sebagai berikut : ——

Mohon diperiksa kembali beberapa alat bukti yang di dalilkan oleh Terbanding I/ Tergugat I dan Terbanding II / Tergugat II baik yang diajukan maupun yang tidak diajukan dimuka persidangan ; —

Bahwa Terbanding I/ Tergugat I dan Terbanding II / Tergugat II / Penggugat d.R pada saat di persidangan tidak memberikan alat bukti berupa bukti penolakan oleh Bank Primajasa beserta fotokopinya yang menyatakan bahwa giro bilyet tersebut telah daluarsa. Terbanding I/ Tergugat I dan Terbanding II / Tergugat II / Penggugat hanya menghadirkan saksi Muhammad Arman yang menyatakan hal tersebut tanpa adanya bukti yang jelas.
“apakah kekuatan saksi dalam pengadilan lebih tinggi daripada bukti tertulis?” —————————————————————

Bahwa sesuai dalam Pasal 164 Het Herzien Inlandsch Reglement (“HIR”) jo. Pasal 1866 KUHPerdata, alat bukti dalam peradilan perdata adalah:

a.      bukti tertulis;

b.      bukti saksi;

c.      persangkaan;

d.      pengakuan;

e.      sumpah.

Bahwa berdasarkan pasal tersebut di atas dapat disimpulkan bahwa kekuatan bukti tertulis P-7 berupa bukti penolakan oleh Bank Primajasa yang menyatakan bahwa dana dalam gito bilyet tidak ada yang dimiliki oleh Pembanding / Penggugat d.K. / Tergugat d.R. lebih tinggi secara formil daripada bukti saksi Muhammad Arman yang dihadirkan oleh Terbanding I/ Tergugat I dan Terbanding II / Tergugat II yang menyatakan hal yang berlawanan,

Bahwa Judex Factie telah salah menerapkan hukum karena telah mengindahkan bukti tertulis P-7 berupa bukti penolakan oleh bank yang dimiliki oleh Pembanding / Penggugat d.K/ Tergugat d.R. yang secara formil berkekuatan hukum lebih tinggi daripada bukti saksi yang dimiliki oleh Terbanding I/ Tergugat I dan Terbanding II / Tergugat II ,

Bahwa jelas dalam hal ini oleh Pembanding / Penggugat d.K/ Tergugat d.R. adalah pihak yang mengalami kerugian karena tidak adanya pembayaran yang dilakukan oleh Terbanding I/ Tergugat I dan Terbanding II / Tergugat II sehingga Oleh karenanya sangat layak dan patut jika petitum No. 2 Gugatan Terbanding/ Penggugat untuk di tolak

3.  Bahwa untuk Petitum Nomor 1 dalam Gugatan Terbanding I/ Tergugat I dan Terbanding II / Tergugat II / Penggugat d.R yang menyatakan : ————————————————————————————–

Menyatakan sah dan berharga sita jaminan diatas” ; ———-

Terbanding I/ Tergugat I dan Terbanding II / Tergugat II tidak dapat membuktikan dalil-dalilnya. Sebagai dasar dan alasannya dari Pembanding/ Penggugat d.K / Tergugat d.R adalah sebagai berikut ;

Bahwa sehubungan dengan tidak ada satupun alat bukti tertulis yang menunjukkan adanya penolakan karena giro bilyet telah daluarsa sehingga Terbanding I/ Tergugat I dan Terbanding II / Tergugat II tidak dapat membuktikan kebenaran lewat bukti tertulis atas dalil-dalilnya tentang giro bilyet telah daluarsa , sehingga tidak patut dan tidak layak Terbanding I/ Tergugat I dan Terbanding II / Tergugat II meminta pengesahan sita jaminan. Oleh karena Terbanding I/ Tergugat I dan Terbanding II / Tergugat II tidak dapat membuktikan dalil-dalilnya, maka sangat layak dan patut jika terhadap Petitum No. 1 Gugatan dalam rekonpensi Terbanding/ Penggugat untuk ditolak ; —

3.   Bahwa untuk petitum Nomor 3 dalam Gugatan Terbanding/ Penggugat yang menyatakan : ————————————————————————————-

Menghukum Tergugat d.R. untuk membayar biaya yang perkara ini” ; ————————

Terbanding I/ Tergugat I dan Terbanding II / Tergugat II tidak dapat membuktikan dalil-dalilnya. Sebagai dasar dan alasan dari Pembanding/ Penggugat d.K. / Tergugat d.R adalah sebagai berikut ; ——————-

-   Bahwa sehubungan Terbanding I/ Tergugat I dan Terbanding II / Tergugat II berdasarkan dasar dan alasan yang diuraikan diatas tidak dapat menyediakan alat bukti tertulis sebagai pemilik tanah obyek sengketa maka Pembanding/ Penggugat d.K / Tergugat d.R.  sangat tidak beralasan jika Terbanding I/ Tergugat I dan Terbanding II / Tergugat II meminta Pembanding/ Penggugat d.K. / Tergugat d.R. untuk membayar seluruh biaya yang timbul dalam perkara ini. Oleh karena Terbanding I/ Tergugat I dan Terbanding II / Tergugat II tidak dapat membuktikan dalil-dalilnya tentang kepemilikan tanah obyek sengketa, maka sangat patut dan layak apabila terhadap Petitum No. 3 Gugatan dalam rekonpensi Terbanding I/ Tergugat I dan Terbanding II / Tergugat II untuk di tolak ; ——————————————–

4.   Bahwa untuk petitum Nomor 4 dalam Gugatan dalam rekonpensi Terbanding I/ Tergugat I dan Terbanding II / Tergugat II / Penggugat d.R yang menyatakan :

Menyatakan putusan ini dapat dijalankan terlebih dahulu, meskipun timbul verzet atau banding” ; —————-

Terbanding I/ Tergugat I dan Terbanding II / Tergugat II tidak dapat membuktikan dalil-dalilnya. Sebagai dasar dan alasan dari Pembanding/ Penggugat d.K / Tergugat d.R adalah sebagai berikut ; ——————-

-   Bahwa sehubungan Terbanding I/ Tergugat I dan Terbanding II / Tergugat II berdasarkan dasar dan alasan yang diuraikan diatas tidak dapat membuktikan secara tertulis bahwa giro bilyet tersebut daluarsa maka Pembanding/ Penggugat d.K / Tergugat d.R sangat tidak beralasan jika Terbanding I/ Tergugat I d.K dan Terbanding II / Tergugat II d.K / Penggugat d.R meminta putusan serta merta (Uitvoorbaar bij voorraad). Oleh karena itu, maka sangat patut dan layak apabila terhadap Petitum No. 4 Gugatan dalam rekonpensi untuk di tolak;

Bahwa sesuai dengan dasar dan alasan sebagaimana telah diuraikan diatas, nyata-nyata Terbanding I/ Tergugat I dan Terbanding II / Tergugat II tidak dapat membuktikan dalil-dalilnya sebagaimana yang dituangkan dalam gugatannya, seharusnya Judex facti Pengadilan Tingkat Pertama menolak seluruh gugatan Terbanding I/ Tergugat I dan Terbanding II / Tergugat II dalam Pokok Perkara ; ——————-

Berdasarkan seluruh uraian tersebut diatas, maka Pembanding mohon kepada Ketua Pengadilan Tinggi Banding melalui Majelis Hakim Tinggi yang memeriksa dan mengadili perkara ini untuk memutuskan : ——————————————————————–

1. Menerima Permohonan Banding Pembanding/ Penggugat d.K/ Tergugat d.R tersebut diatas ; —–

2. Memperbaiki Putusan Pengadilan Negeri Bandung Nomor : 92/Pdt.G/2012/ PN.BBdg tertanggal 14 Agustus 2012 menjadi sebagai berikut : ———————————–

——————————————— MENGADILI ———————————————

DALAM EKSEPSI

Menyatakan eksepsi Tergugat 1, Tergugat II tidak dapat diterima; ———————————————————————–

DALAM POKOK PERKARA

1. Menolak gugatan Penggugat untuk seluruhnya ; ———————————————

2. Menyatakan Tergugat I dan Tergugat II telah melakukan cidera janji ; ———————————————————-

3. Menghukum para tergugat untuk melunasi pembayaran sebagaimana perjanjian tersebut sebesar Rp 3.500.000.000,- dengan seketika dan sekaligus ; ————————————————————

5. Menolak Sita Jaminan (Conservatoir Beslag) dan uang paksa (Dwangsom) yang dimintakan oleh Para Tergugat ; ———————————————————————

6. Menolak tuntutan ganti rugi yang dimintakan oleh Para Tergugat ; —————————-

7. Menghukum Para Tergugat untuk membayar seluruh biaya yang timbul dalam perkara ini;

————————————————– Atau —————————————————

Apabila Ketua Pengadilan Tinggi Bandung melalui Majelis Hakim Pengadilan Tinggi yang memeriksa, mengadili, memberikan pertimbangan hukum dan memberikan putusan atas perkara ini berpendapat lain, berdasarkan ketentuan hukum yang berlaku, Mohon putusan yang seadil-adilnya (Ex aequo et bono) berdasarkan nilai-nilai keadilan, kelayakan dan kepatutan yang berlaku dalam masyarakat.

Demikian Memori Banding Pembanding/ Penggugat , atas perhatian, kebijakan serta dikabulkannya Memori Banding ini, Pembanding/ Penggugat melalui Kuasa Hukumnya mengucapkan terima kasih yang mendalam.

Bandung,  26 Agustus 2012

Hormat Kami,

Kuasa Hukum Pembanding/ Pembanding

Ttd

Sartika Dewi, S.H., M.H

About these ads

2 thoughts on “contoh memori banding perkara perdata

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s